Mjunuda49′s Weblog

Sehat & Bugar

Thifan_Tsufuk

Maka inilah “kitepni nio Thifanpokhan” yang berarti “Kitab Kepalan Tangan Bangsawan”, kitab rantun tutur Syiharani yang dipusakakan.

Adapun Thifan itu suatu ilmu perkelahian tersendiri dan merupakan pecahan dari Tae Kumfu, maka akan hal bentuk olah jurus Thifan itu apakala kita pekiasakan dengan ilmu perkelahian Cina “Shaolinzie Kungfu” kita dapat menarik jalur kesimpulan bahwasanya ilmu Thifan ini ada serumpun dengan Shaolinzie kungfu itu: Ma Zen Anh seorang muslim Cina itu dan beliau itu seorang guru dan pendekar pula berpendapat dalam kitabnya, katanya: Adalah Thian itu serumppn dengan Kungfu Cina tetapi perbedaannyapun bukan sedikit, Thifan telah beralih jauh dan bercam[ppur baur dengan ilmu perkelahian orang Wigu, Tittan, Fatan, Moogul dan orang Saldsyuk. makasanya Thifan itu empunya riwayat tersendiri, ada tercantum dalam Tsulati Thifan dengan segala keajaiban pendekarnya itu dimata orang awam akan hal ilmu perkelahian seumpama: Jundun pendekar tanah utara yang empunya tenaga racun dan dipersaksikannya akan mata sekalian tamid-tamidnya itu, dipersaksikannya akan daht panas beracun penghangus tubuh dan daht dingin peracun yang dapatlah meresap sampai ke pangkal tulang. maka inilah sebetik selatinnya itu: (terjemahan)

Thifan inilah anak kandung lanah ditempa digubah di Tsi dari kumpulan Tae Kumfu lama lalu di kitabkan tetapi tiadalah sembarang orang dapat mengartikan atau mengkajinya bagi orang awam dalam ilmu ini. maka ia harus mempunyai seorang pembimbing, maka akan hal istilah itu tetaplah memakai bahasa Urwun seperkat bahasa bauran yang dikuasakan untuk ilmu Shurulkhan yang terpecah diantara ilmu Syufu Tae Syu Khan dan ilmu Thifan ini. maka kandungan ilmu Thifan itu terbagi dalam tirapan ilmu, seumpama:

Tawe yang berarti jurus, te’r

Syikla yang berarti pasangan

Hakai yang berarti Syikla Khas

Khimo yang berarti tipuan

Tusyug yang berarti langkah

Sentay yang berarti senam

Senzho yang berarti kelengkapan siyasah

Semoga tamid-tamid pengkaji berjaya dalam lindungan Allah Tuhan seru semesta alam dan semoga olah laku tamid itu tiada lepas dari tujuan suci mengikat diri pada tali Allah, mempertahankan hak dan akan mereka yang mempergunakan ilmu ini pada jalan bathil semoga terumpang barahlah mereka itu.

April 17, 2008 Posted by | BelaDiri | | 1 Komentar

OlahRaga

Ada dua komponen dalam diri manusia, antara lain ruhiyah dan jasadiyah. Dua komponen itu harus di tarbiyah dan tidak boleh ada yang lebih dulu dipentingkan, keduanya penting. Ruhiyah ditarbiyah dengan cara mengaji, sholat, saum, zakat dll. Jasadiyah dengan cara berolahraga. Karena hidup kita singkat maka harus ada yang diprioritaskan terlebih dahulu, Ruhiyah yang diprioritaskan adalah masalah aqidah (sesungguhnya aku tidak akan menyekutukan Allah, tidak percaya pada tahayul, khurofat, dan tidaklah aku berbuat bid’ah dalam syara), Jasadiyah yang diprioritaskan adalah olahraga yang dapat membela agama Allah SWT dimuka bumi, yaitu bela diri. Jika kita orang muslim maka beladiri kita harus sesuai dengan syariat islam.

Di Indonesia banyak beladiri yang berlatar belakang islam, tetapi kita harus dapat memilih. Syarat beladiri itu dikatakan islami ada dua, yaitu pertama terbebas dari segi aqidah yang dapat merusak aqidah islamiyah yang kedua terbebas dari segi kesehatan yang dapat merusak kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Terbebas dari segi aqidah yang dapat merusak aqidah islamiyah dimulai dari penerimaan murid, pelatihan dan peningkatan ilmu.

Februari 8, 2008 Posted by | BelaDiri | | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.